I had an invitation from Yogyakarta Istimewa they want to induct members. And here we were....
Kamikaze drone (drone bunuh diri / loitering munition) tidak dimiliki oleh satu negara saja. Teknologi ini sekarang dipakai oleh banyak negara dan militer di dunia. 15 Maret 2026
Berikut beberapa yang paling terkenal:
1. Iran
Salah satu produsen utama. Drone mereka sering disebut dalam konflik modern.
Shahed‑136
Digunakan oleh Rusia dalam perang di Ukraina. Drone ini murah dan bisa menyerang target dengan menabrakkan diri.
2. Israel
Israel sebenarnya pelopor teknologi kamikaze drone sejak 1980-an.
IAI Harop
IAI Harpy
Drone ini bisa “mengintai” di udara lalu menyerang radar atau target militer.
3. Amerika Serikat
AS juga punya sistem serupa.
AeroVironment Switchblade
Dipakai oleh pasukan khusus dan juga dikirim ke Ukraina.
4. Turki
Turki berkembang pesat dalam teknologi drone.
STM Kargu
Drone kecil ini bahkan bisa menyerang secara semi-otonom.
5. Rusia
Rusia memakai beberapa tipe, termasuk yang berasal dari Iran.
✅ Kesimpulan:
Kamikaze drone bukan milik satu negara saja. Teknologi ini sekarang dimiliki oleh beberapa negara besar seperti Iran, Israel, Amerika Serikat, Turki, dan Rusia, dan terus berkembang karena biayanya jauh lebih murah dibanding misil.
Tamanmartani (di Kalasan, Sleman, Yogyakarta) memang dikenal sebagai salah satu sentra penggilingan padi modern dan gudang beras terbesar di DIY, bahkan ada yang menyebut sebagai “lumbung beras Yogyakarta.”
Tapi kalau dibandingkan dengan skala nasional, daerah yang dikenal sebagai lumbung beras terbesar Indonesia adalah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan — bukan Yogyakarta.
Jadi:
-
Benar → Tamanmartani termasuk yang terbesar di Yogyakarta.
-
Kurang tepat → kalau dibilang terbesar di seluruh Indonesia.
Drone Project Notes
-
Material drone tidak perlu premium; jatuh tidak masalah.
-
Tidak perlu operator langsung.
-
Lumbung Tamanmartani: terbesar di Indonesia.
-
Drone bisa bantu covid (antar vaksin) dan pertahanan perbatasan.
-
3D printing.
-
Drone untuk cek emisi gas di laut (bahan bakar tidak standar).
-
Pihak perhubungan negara terlibat.
-
Drone kerja sama dengan ITS, dibiayai APBN.
-
Dapat memeriksa kesehatan hutan melalui kamera tanpa cek manual.
-
Astra: area 30 ribu hektar.
-
Baterai tahan hingga 500 kali pengisian, umur drone 3–4 tahun.
-
Pengiriman drone ke Papua dari Jakarta.
-
Hubungi Pak Ganjar untuk proyek pemetaan banjir.
-
Kasus sebelumnya: pompa salah pasang/salah tempat.
-
Baterai tidak boleh dibawa naik pesawat (harus darat, risiko meledak).
-
Drone yang terdeteksi radar lebih baik disewa.
-
Pilot drone wajib memiliki sertifikasi.
-
Harga drone: Rp70 juta (sudah termasuk kamera, pelatihan, laptop).
-
Sewa dihitung per hari atau per hektar — minimal 300 hektar (contoh: 30.000 hektar).
Ya, ada satu peristiwa yang sangat terkenal dalam dunia militer modern, yaitu ketika Iran berhasil mendapatkan drone rahasia milik United States. 11 Maret 2026
π Insiden drone rahasia Amerika (2011)
Peristiwa ini terjadi pada tahun 2011 ketika drone siluman Lockheed Martin RQ-170 Sentinel milik CIA jatuh atau dipaksa mendarat di wilayah Iran.
Drone ini sangat rahasia karena:
digunakan untuk pengintaian stealth
teknologi sensor dan komunikasinya sangat maju
dipakai dalam operasi intelijen terhadap program nuklir Iran.
Iran mengumumkan bahwa mereka berhasil mengambil alih kontrol drone tersebut dengan teknik electronic warfare (jamming dan spoofing GPS) sehingga drone mendarat relatif utuh.
Amerika tidak pernah mengonfirmasi detailnya, tetapi mereka mengakui drone itu hilang.
π¬ Reverse engineering
Setelah drone itu didapatkan, Iran mengatakan mereka melakukan reverse engineering (membongkar dan mempelajari teknologinya).
Beberapa tahun kemudian Iran memperkenalkan drone baru seperti:
Saegheh UAV
Shahed 171 Simorgh
Desainnya sangat mirip dengan RQ-170.
π― Dampaknya
Insiden ini membuat banyak analis percaya bahwa:
Iran mendapat pemahaman lebih baik tentang teknologi drone Barat
mempercepat perkembangan industri drone domestik mereka
memperkuat strategi drone murah + produksi massal.
π‘ Menariknya:
Walaupun Amerika dan Israel tetap jauh lebih maju dalam teknologi drone, Iran memilih strategi berbeda:
➡ bukan membuat drone paling canggih
➡ tetapi membuat drone yang murah, mudah dibuat, dan bisa diproduksi ribuan unit.
Strategi ini sekarang sangat terlihat dalam konflik seperti antara Russia dan Ukraine.
Setelah mendapat drone itu, Iran mengatakan mereka:
membongkar seluruh sistem
mengekstrak data elektronik
mempelajari desain aerodinamiknya
mencoba membuat versi sendiri. (The National)
3️⃣ Tapi sebenarnya Iran sudah punya industri militer
Ini bagian yang sering tidak diketahui.
Iran sudah lama membangun industri militer sendiri karena sanksi internasional membuat mereka sulit membeli senjata.
Jadi mereka terbiasa:
memperbaiki sendiri
meniru teknologi
memproduksi lokal.
Program “military self-sufficiency” Iran bahkan dimulai sejak 1992 untuk membuat senjata sendiri. (The National)
Jadi ketika mereka mendapatkan drone Amerika itu, mereka sudah punya kemampuan teknis untuk mempelajarinya.
4️⃣ Kenapa akhirnya bisa mass production
Iran memilih strategi berbeda dari negara Barat:
Negara Barat
➡ membuat drone sangat canggih
➡ sangat mahal
Iran
➡ membuat drone cukup sederhana
➡ bisa diproduksi ribuan unit
Ini yang membuat drone seperti Shahed menjadi sangat terkenal.
✅ Kesimpulan sederhana:
Penemuan drone Amerika itu mempercepat perkembangan teknologi Iran.
Tapi kemampuan membuat drone sudah ada sebelumnya.
Iran kemudian fokus pada mass production + biaya murah.
Jadi bukan sepenuhnya “ga sengaja”, tetapi lebih seperti “kesempatan besar yang dimanfaatkan dengan sangat baik.”
π‘ Ada fakta yang lebih menarik lagi:
Beberapa analis mengatakan model perang drone murah seperti Iran sekarang sedang ditiru oleh banyak negara, bahkan oleh negara besar.
Dalam sejarah militer, ketika satu teknologi terbukti efektif dan murah, negara lain biasanya cepat meniru atau mengembangkan versinya sendiri. π
1️⃣ Fenomena “military diffusion”
Dalam studi militer ada istilah military diffusion — teknologi perang menyebar dari satu negara ke negara lain.
Contohnya dulu:
nuklir → awalnya hanya United States, lalu diikuti Russia, China, dll.
pesawat tempur jet → sekarang hampir semua negara besar punya.
Drone juga sedang mengalami hal yang sama.
2️⃣ Banyak negara sudah mulai ikut
Sekarang banyak negara mengembangkan drone murah:
Turkey dengan Bayraktar
China dengan seri Wing Loong
United States juga mulai membuat low-cost drone swarm
Jadi memang semua akan punya drone, tetapi kualitasnya tetap berbeda.
3️⃣ Yang membedakan bukan hanya drone
Walaupun semua negara punya drone, yang membedakan tetap:
AI dan software
satelit komunikasi
sensor dan radar
sistem anti-drone
Negara seperti United States dan Israel masih sangat unggul di bagian ini.
4️⃣ Masa depan perang mungkin berubah
Banyak analis mengatakan perang masa depan mungkin akan seperti ini:
banyak drone kecil
sedikit pilot manusia
AI mengatur swarm drone
Jadi bukan lagi perang dengan tank dan pesawat besar saja.
π‘ Menariknya, teknologi drone juga membuat negara kecil atau kelompok kecil bisa punya kekuatan militer yang dulu hanya dimiliki negara besar.
Anti-drone adalah teknologi yang dibuat khusus untuk mendeteksi, mengganggu, atau menghancurkan drone musuh. Karena sekarang drone semakin murah dan banyak dipakai dalam konflik, banyak negara mulai fokus pada sistem ini. π⚡
1️⃣ Radar dan sensor deteksi
Langkah pertama adalah menemukan drone.
Sistem ini menggunakan:
radar kecil khusus drone
kamera infra-red
sensor suara.
Negara seperti Israel dan United States punya radar yang bisa mendeteksi drone kecil sekalipun.
2️⃣ Electronic warfare (jamming)
Ini cara yang sering dipakai.
Caranya:
mengganggu sinyal GPS
memutus komunikasi drone dengan operator
Akibatnya drone bisa:
jatuh
kembali ke titik awal
kehilangan arah.
3️⃣ Laser weapon
Ini teknologi yang sangat menarik.
Sistem laser seperti Iron Beam milik Israel menembakkan laser energi tinggi untuk membakar drone di udara.
Keunggulannya:
biaya per tembakan sangat murah
hampir seperti menyalakan listrik.
Ini penting karena drone sering murah tetapi banyak.
4️⃣ Drone pemburu drone
Ada juga drone yang dibuat untuk mengejar drone lain.
Drone ini bisa:
menabrak target
menembakkan jaring
atau membawa bahan peledak kecil.
5️⃣ Sistem pertahanan udara
Jika drone besar atau sangat berbahaya, negara bisa memakai sistem seperti:
Iron Dome
Patriot Missile System
Tetapi cara ini mahal karena rudalnya sangat mahal dibanding drone.
✅ Kesimpulan:
Karena drone sekarang mudah dibuat dan murah, banyak negara mulai berlomba membuat anti-drone defense supaya tidak kewalahan menghadapi serangan drone massal.
π‘ Ada fakta menarik:
Beberapa ahli militer mengatakan perang masa depan mungkin lebih banyak pertarungan antara drone vs anti-drone, bukan lagi pesawat tempur vs pesawat tempur seperti dulu.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar