Lengkuas
Tempe
Soy sauce
Kaldu ayam /ayam
Oyster sauce
Brown sugar
Basil leaves
Sayuran
All informations i get that i find them valuable to share:D
Tempe non GMO https://maps.app.goo.gl/suZoNDPuadnMFDqs9
Tempe daun 🍃https://maps.app.goo.gl/WfBfhqhM3iqW65uf7
Tempe berasal dari Jawa, Indonesia. Catatan tertua tentang tempe ada dalam naskah Jawa kuno Serat Centhini (abad ke-19), tapi diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun sebelumnya.
Tempe dibuat dari kedelai yang difermentasi menggunakan jamur Rhizopus. Proses fermentasi ini yang membuat tempe:
Lebih mudah dicerna
Lebih kaya nutrisi tertentu
Memiliki tekstur padat dan rasa khas
Sekarang tempe sudah mendunia sebagai plant-based protein 🌍
Dalam ±100 gram tempe:
Protein: ±18–20 gram 💪
Serat tinggi
Zat besi
Kalsium
Magnesium
Vitamin B (termasuk B2 & B6)
Probiotik alami dari fermentasi
Untuk kamu yang suka jaga kesehatan dan lagi sering radang tenggorokan, tempe juga lebih “ringan” dibanding daging berat.
Aman dikonsumsi 3–5 kali seminggu, bahkan setiap hari dalam porsi wajar.
Porsi ideal:
50–100 gram per sekali makan
Yang perlu diperhatikan:
Jangan terlalu sering digoreng deep fry (minyak banyak)
Lebih sehat: kukus, panggang, tumis sedikit minyak, atau jadi bacem tanpa terlalu manis
Kalau kamu sensitif hormon atau ada gangguan tiroid, konsumsi tetap aman tapi tidak berlebihan.
Biasanya lebih cepat matang dan kadang lebih cepat over-fermentasi juga.
Tapi:
Aromanya tidak seharum daun
Kadang teksturnya lebih basah
Lebih alami
Lebih wangi
Lebih enak
Kalau kamu suka kualitas rasa (karena kamu detail soal makanan 😉), biasanya tempe daun lebih satisfying.
In my lifetime ❤️ at least 2 times I was conditioned to make " enemies " for the greater good. See it from BIGGER PICTURE 🖼️ ...