LABU kecil direbus, bagus untuk anti stunting
------
March 9, 2024 I accompanied RCYTs to the Stunting Project. And here, you can see on pictures:)
![]() |
| Ayam 🐔 |
![]() |
| Daftar peserta |
![]() |
| Kaos rotary |
![]() |
| Desain Design Kaos Rotary Putih |
Stunting tidak disebabkan oleh gizi makanan saja.
Jadi, penyebab stunting itu apa?
🧠 1. Gizi — tapi bukan cuma “kurang makan”
Ini faktor penting, tapi sering disalahpahami.
Yang bermasalah biasanya:
Kurang protein hewani (telur, ikan, daging)
Kurang zat mikro: zat besi, zinc, yodium, asam folat
Terlalu banyak karbohidrat murah (nasi, mie, biskuit)
Pola makan monoton & instan
👉 Anak bisa kenyang, tapi tidak tumbuh optimal.
🤰 2. Kondisi ibu sejak sebelum & saat hamil
Ini sangat krusial dan sering terlambat disadari.
Ibu anemia / kurang gizi
Jarak kehamilan terlalu dekat
Ibu stres berat saat hamil
Kurang pemeriksaan kehamilan berkualitas
📌 Stunting sering “dimulai” sejak dalam kandungan, bukan saat anak sudah besar.
🚰 3. Lingkungan & sanitasi
Ini faktor besar yang sering diremehkan.
Air tidak bersih
Sanitasi buruk
Anak sering diare / infeksi
Cacingan berulang
👉 Gizi masuk, tapi tidak terserap oleh tubuh.
👶 4. Pola asuh & pengetahuan keluarga
Bukan soal pintar atau tidak, tapi informasi yang dimiliki.
MPASI terlambat atau tidak sesuai
Takut anak makan protein
Anak sering dibiarkan makan instan
Pola asuh diserahkan ke nenek tanpa pendampingan
⏰ 5. Waktu & kondisi sosial ekonomi
Bahkan pada keluarga “mampu”.
Orang tua sangat sibuk
Anak diasuh tanpa kontrol gizi
Fokus kenyang & praktis, bukan kualitas
🔑 Kesimpulan sederhananya
Stunting adalah masalah tumbuh kembang kronis akibat kombinasi gizi, kesehatan ibu, lingkungan, pola asuh, dan sistem sosial.
Bukan:
❌ cuma karena malas
❌ cuma karena mie
❌ cuma karena miskin
Tapi:
✅ karena banyak faktor yang saling terkait dan terjadi lama
Pendek ≠ Stunting
Ini kesalahan besar yang sedang terjadi di masyarakat.
🔹 Pendek itu bisa karena:
Genetik (orang tua memang tidak tinggi)
Pola makan seadanya tapi sehat
Masa kecil tanpa penyakit kronis
Tubuh berkembang normal sesuai potensi gen
➡️ Ini bukan stunting.
🔹 Stunting itu apa sebenarnya?
Stunting adalah:
Gangguan tumbuh kembang kronis
Terjadi lama (terutama 1.000 hari pertama kehidupan)
Tinggi badan jauh di bawah standar usia
Disertai risiko:
Daya tahan tubuh lemah
Perkembangan kognitif terganggu
Risiko penyakit metabolik di masa depan
📌 Diagnosis stunting pakai kurva WHO + riwayat kesehatan,
bukan cuma “kelihatan pendek”.
Kenapa sekarang semua orang pendek dibilang stunting?
Karena:
Kampanye disederhanakan supaya mudah dipahami publik
Petugas & masyarakat kurang edukasi teknis
Media suka narasi cepat & sensasional
Kata “stunting” jadi label sosial baru
⚠️ Dampaknya:
Orang dewasa pendek jadi merasa “sakit”
Anak sehat tapi pendek distigma
Masalah sebenarnya jadi kabur
Kenapa stunting dipikirkan di level negara & organisasi?
Karena efeknya kelihatan kalau dilihat rame-rame, bukan satu-satu.
Secara individu:
Orang pendek tapi sehat → tidak masalah
Pernah makan asal tapi hidup normal → tidak masalah
Pintar, kerja bagus, sukses → tidak masalah
👉 Di level individu, kamu benar.
Tapi secara populasi (jutaan anak):
Kalau banyak anak:
Sering sakit sejak kecil
Awal hidup penuh infeksi & stres
Gizi mikro tidak optimal
Maka rata-rata populasi:
🏥 Biaya kesehatan naik
📉 Produktivitas kerja turun
🎓 Kualitas SDM melemah
💰 Beban APBN meningkat
📌 Negara tidak melihat “si A sukses”,
negara melihat rata-rata.
Analogi paling gampang
Satu rumah bocor → urusan pribadi
Satu kampung bocor → masalah kota
Stunting = indikator kampung bocor di awal kehidupan.
Iya — lebih ke tenaga kerja & kualitas SDM, bukan soal satu orang anak secara personal.
Kenapa ujung-ujungnya ke tenaga kerja?
Karena anak-anak hari ini = angkatan kerja 15–25 tahun lagi.
Kalau awal hidup banyak anak:
sering sakit
daya tahan tubuh lemah
konsentrasi & stamina rata-rata lebih rendah
Maka saat masuk usia produktif:
❌ lebih sering absen
❌ produktivitas kerja rata-rata turun
❌ biaya kesehatan perusahaan & negara naik
❌ daya saing nasional melemah
📌 Ini statistik agregat, bukan vonis individu.
Kenapa negara & organisasi peduli?
Karena dari sudut pandang ekonomi:
SDM sehat = modal produksi
SDM sering sakit = biaya
Stunting dipakai sebagai indikator awal:
“Apakah calon tenaga kerja masa depan tumbuh di lingkungan yang layak?”
Penting: ini bukan soal IQ atau pintar
Yang paling berpengaruh ke tenaga kerja itu:
stamina
daya tahan tubuh
fokus
konsistensi kerja
Banyak orang sangat pintar,
tapi kalau sering sakit → produktivitas tetap turun.
Analogi paling gampang
Bukan soal tinggi badan, tapi “mesinnya” kuat atau tidak.
Tenaga kerja bukan dinilai dari tinggi, tapi dari ketahanan & performa jangka panjang.
Jadi posisi yang tepat
Stunting = early warning system
Targetnya = perbaikan lingkungan awal hidup
Output akhirnya = tenaga kerja yang lebih sehat & stabil
Versi 1 kalimat (kalau mau kamu pakai)
“Isu stunting penting bukan karena tinggi badan, melainkan karena kualitas kesehatan dan produktivitas tenaga kerja di masa depan.”

















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar