Sabtu, 03 Agustus 2024

Starbucks Uttara Apartment







Rencana untuk CSR Corporate Social Responsibility 

Kak Sheila ; 1 bulan 2 kali CSR.
Student company PJI : mentoring.
Donor darah.
Tenaga barista dan Beverage.
Coca cola juga bisa πŸ₯°

Vampire: sumbang darah.. rotaract.. pas tema Halloween.

80 cups x 2 = 160 cups mini. 
Kalau mau lebih bisa.

Ga Usa banner dst karena harus ijin. Logo ga Usa masuk dari Starbucks gpp. Yg penting mereka support beverage.

6-7 orang : 4 jam : siap tenaga

Kalau ada projek lagi pasti kita info.
Anak anak : dari Starbucks bukan kopi tapi coklat.

Starbucks ikut 1 hari acara end polio ( bukan 3 hari ). Waktu jam 8-12.. ( Uda dituangkan di cup tinggal ambil sendiri).

Minimal CSR 2x per bulan. Maksimal tidak dibatasi.. banyak proyek akan disupport





πŸ‘McKinsey & Company tidak membuat atau memiliki perusahaan sendiri. Mereka adalah firma konsultan manajemen global — tugas mereka adalah memberikan nasihat strategis, operasional, dan manajerial kepada klien, bukan menjalankan bisnis klien secara langsung.

Jadi perannya seperti ini:

  • πŸ’Ό Klien: Perusahaan besar, pemerintah, NGO, atau lembaga publik.

  • 🧠 McKinsey: Menganalisis masalah mereka (misal penurunan profit, efisiensi, digital transformation, strategi ekspansi), lalu memberikan rekomendasi dan rencana aksi.

  • πŸ‘£ Eksekusi: Implementasi tetap dilakukan oleh perusahaan klien sendiri (kadang dibantu tim internal atau konsultan lain, tapi McKinsey tidak menjadi pemiliknya).

Namun, dalam beberapa kasus, McKinsey bisa:

  • Membantu mendirikan spin-off startup atau proyek digital, tapi tetap atas nama klien.

  • Menjalankan McKinsey Digital atau McKinsey Implementation — unit yang mendampingi eksekusi proyek, bukan untuk kepemilikan bisnis.

Jadi, intinya:
πŸ‘‰ McKinsey adalah penasihat strategis (advisor), bukan pembuat atau pemilik bisnis.

From 9GAG. And it's true 😁 

That post makes an interesting (and actually quite true) point πŸ’¬

It highlights a real-world contrast between theory and execution:

  • McKinsey consultants (and other top-tier advisors) are exceptional at analysis, strategy, and frameworks — they study data, build models, and propose high-level recommendations.

  • But running a company requires emotional intelligence, risk-taking, operational grit, and long-term intuition — things that can’t be fully taught through consulting frameworks.

So when someone moves from being a consultant to a CEO, it’s a big leap.
They go from telling others what to do → to being directly accountable for the results.

In this Starbucks case (the post likely refers to Kevin Johnson’s era and later transitions), the key message isn’t just about McKinsey — it’s about how advising ≠ leading.
Being a CEO means managing people, supply chains, customer experience, brand, investors — a full ecosystem that’s much more dynamic than a PowerPoint strategy.

πŸ’‘ In short:
The quote is right — running a company is harder than advising one. But both skill sets have their place: consultants bring clarity, CEOs bring courage.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SURVIVAL INSTINCT

  Survival instinct adalah naluri dasar manusia untuk melindungi diri dan tetap hidup saat menghadapi bahaya, ketidakpastian, atau ancaman...