KEJU CHEESE di JOGJA:
Ayam giling, rebus
Macaroni, rebus
Daun bawang
Garam
Gula
Lada hitam
Parsley
Pala
Butter
Bawang bombay
Rebus dengan air sedikit, sampai matang, tambahkan susu cair / susu kental manis sedikit, aduk..
Setelah air makin dikit + telur , masak dan pastikan telur matang.
Penyajian :
Siapkan keju mozzarella di dasar mangkok, isi hasil adonan, lalu kasi mozzarella, isi adonan, terakhir mozzarella
Pastikan saat kasi mozzarella kondisi sangat panas, supaya mozzarella otomatis meleleh
Baru tahu ada keju analog.... ( kok tega sih..)
Banyak produk keju yang beredar di pasaran bukanlah keju asli (natural cheese), melainkan keju olahan atau bahkan produk analog keju. Berikut penjelasan perbedaannya:
🧀 1. Keju Asli (Natural Cheese)
-
Terbuat dari: Susu murni (biasanya sapi, kambing, atau domba) yang difermentasi menggunakan enzim rennet dan bakteri asam laktat.
-
Contoh: Cheddar, Mozzarella, Gouda, Parmesan.
-
Ciri-ciri:
-
Warnanya cenderung natural (putih kekuningan).
-
Teksturnya lebih alami dan tidak selalu lembut sempurna.
-
Rasanya lebih kompleks dan tajam (tergantung proses pematangan).
-
Biasanya lebih mahal.
🧀 2. Keju Olahan (Processed Cheese)
-
Terbuat dari: Campuran keju asli yang dilelehkan dan dicampur bahan lain seperti emulsifier, air, garam, dan kadang-kadang minyak nabati.
-
Contoh: Keju lembaran burger, keju oles, keju batangan murah.
-
Ciri-ciri:
-
Teksturnya sangat halus dan konsisten.
-
Meleleh sempurna saat dipanaskan.
-
Rasanya lebih ringan dan lebih “plastik”.
-
Lebih murah dan tahan lama.
🧀 3. Keju Analog / Imitasi (Cheese Analog)
-
Terbuat dari: Lemak nabati, air, pengental, pewarna, dan perisa keju buatan.
-
Tujuan: Meniru rasa dan tekstur keju, tapi tanpa susu.
-
Biasanya digunakan di: Produk makanan cepat saji murah, keju pizza industri, atau snack.
-
Ciri-ciri:
⚠️ Kenapa Banyak Dipakai?
✅ Tips Memilih Keju Asli:
-
Baca label: Cari tulisan seperti “natural cheese”, bukan “cheese product” atau “processed cheese food”.
-
Lihat komposisi: Keju asli hanya mengandung susu, garam, enzim, dan kultur bakteri.
-
Harga sebanding dengan kualitas: Keju asli biasanya lebih mahal.
-
Perhatikan tekstur dan aroma: Keju asli punya aroma susu fermentasi, bukan aroma sintetis.