Don't suicide, look from another perspective, count your blessings and see it as " joke ".. be fun in life and don't let conditions or others bring you down π π let's go up up up and be happy.. don't take life too seriously π³ hahaha. Disagreements & life can be " jokes" too. It's just how you see it π PERSPECTIVE π π
Tired of being strong, tired of fighting..
Tired of accepting people as themselves but they never accepted me and love me the same.
==>> Sayangkuu, ketika kamu memberi dengan tulus, meminta maaf ( pihak satunya bahkan tidak minta maaf / saling memaafkan)..itu sudah tindakan yang dewasa .
==>> Universe sayang kamu, orang baik akan paham dan berada di pihakmu, sementara orang yang dirasa kurang tepat, tentu akan pergi dengan sendirinya..Bukan kamu yang salah melainkan ENERGI ==> tentunya universe, Tuhan, God, tidak ingin kamu berada di energy yang tidak baik kan? Masa universe kasi kamu energi tidak baik
==> Orang pergi karena dia mau pergi.. tidak ada hubungan dengan self worth kamu.. kalau kamu pergi enggak? Tidak kan..kamu STAY :) masa kamu mau lower your energy dengan minta orang yang pergi untuk stay.. kita ini berkelana di dunia dan saling membantu. Ini belom perang loh.. jika orang tidak mau berada di Medan perang kan artinya bukan pejuang..padahal di kehidupan kita mau berjuang bersama kan?
==> Memaafkan.. mengampuni..dan paham bahwa tidak semua orang kuat seperti kamu..banyak yang bersembunyi dan lari dari masalah. Coba kita lihat kerajaan, kuat karena ada jendral, ada perang, ada teknologi, orang berkomunikasi open.. menyelesaikan masalah.
Kalau orang cenderung lebih diam dan menahan di dalam. Itu kan duri dalam sekam. Itu tidak ada tujuan resolusi. Lalu buat apa kamu tangisi. Reach out selama 2-3 hari. Menangis 1-2 hari sudah terlalu baik. Orang itu tidak peduli dengan penderitaan dan perasaan kamu. Orang yang punya kepedulian ( bahkan belum cinta ya )..punya tingkat pengampunan yang tinggi..
==>> Ego driven orang itu seperti orang haus perhatian. Ga akan pernah cukup. Orang yang sudah bahagia di dalam, tidak akan menyakiti orang lain. Kamu tanya kenapa mereka pergi? Karena mereka bisa dipastikan sedang tidak bahagia dengan kehidupan mereka sendiri
==>> Kalau sekarang orang ada yang bikin salah ke kamu, kebanyakan mereka cuma diam..tidak minta maaf. Kamu minta maaf 3 hari. Kalau kamu di posisi itu kamu maafkan ga?. Jangankan 3 hari. 1 jam dari kamu baca, kamu pasti memaafkan.. BECAUSE YOU ARE HAPPY INSIDE.. you don't need validation like them. You basic core is love. Why people leave? Gone ? Silent treatment?
1. Because they can't face the real mature discussion. They know they will fail to save their ego. Mature people aren't about ego anymore..you can argue and come back to table for resolution ( for better understanding )
2. They are facing hardship. It's not about you.. it's about them..they have their own problems.. probabilities: money problem, work problem things don't work as they wish, burn out π€ π°
Let me ask you a question.. a person murdered a random person. Do you need to learn more why he murdered??. No need. You need to know that he lacked of control and that's wrong to kill random person.
Stop asking why why people treat me like that.
Start to understand. Some people just have shitty life and try to blame others. Communication helps. Most people don't have skill to communicate. They go in silent because if they speak, they can lose , they wish the problems go away.
Pernah kamu kasih saran ke orang dan dibantai? Pernah..bahkan sama pasangan sendiri. Waktu itu masih kuliah lihat itu tulisan halal.. Thomas argue itu tulisan tanda tangan ✋..dia bantai kamu kan? Reaksi kamu apa?
1. Aku tahu dia salah, aku sudah infokan, dia ngeyel / gak percaya ==>>aku memilih berhenti dan membiarkan dia "menang ".. berdebat terkait tulisan / logo itu perspektif..kita tidak bisa maksa perspektif kan?
2. Setelah bertahun-tahun..2 tahun kayaknya ada, Thomas minta maaf dia sekarang melihat itu bener logo halal.hahaha..dan saya cuma ketawa..see π? Hahaha.
Nah kejadian dengan Martijn kurang lebih sama.. bedanya posisi Thomas adalah saya.. terkait logo harus ada di undangan.. bedanya saya lagi mens jadi moody dan love language words..di kritik rasanya sensitif banget
1. Saya ngeyel ma Martijn..lalu berdebat ( sama seperti Thomas lakukan ke saya ). Nah bedanya disini.. Martijn berhenti membalas. Dan karena saya ga ikut perspektif dia, dia anggap saya salah dan melukai ego nya dan dia " pergi di keheningan "
===>> Saya pikir..coba ya waktu itu saya ga mens dan ga sensitif dan bukan tahun fire π₯ π. Tapi lihat saya yang dulu. Saya bisa kok terima perspektif Thomas yang salah dan membiarkan waktu untuk dia belajar..bukan silent treatment atau memusuhi.. berarti letaknya bukan pada masalahnya. Tapi letaknya pada mau gak menghargai perspektif orang lain..
==>> Waktu Thomas serang kamu, disagreement itu kamu lihat Thomas sebagai orang yang salah dan " belum tahu ". Kamu ga lihat dia serang ego kamu
==> Waktu kamu serang PP, disagreement,.PP lihat kamu serang ego dia. Walaupun sudah minta maaf, tetap didiamkan.
= Disini big gap muncul disagreement is purely perspective. Don't take it personally as your ego is being hurt π€
==>> Kira kira kalau kita infokan ini ke PP , beres ga? Mungkin justru merasa ego nya terserang lagi (?). We can say that age doesn't show maturity as gelar sarjana doesn't show intellectuality
==>> lihat kasus halal..itu bisa jadi hal lucu setelah bertahun-tahun. Karena itulah hubungan. Kita bisa jadikan itu joke π€£ tapi yang terlalu serius , main ego, main hierarchy..itu justru jadi masalah besar
==>>Kita ga perlu jelaskan panjang lebar kedua orang yang ga mau balas chat kita. Cukup kita tahu...he takes his life too way seriously π just be fun, be happy, be mature enough to see conflicts as jokes.. really life is beautiful, it's just matter of perspective ❤️ ❤️
==> Bisa ditulis di buku nih. Hahaha case halal tanda tangan✋ π π€£
==>> Tapi coba ya bayangkan kalau PP yang sudah + 9 tahun itu lihat case ini sebagai joke. Dia akan bilang ya Monggo choleric yang ga mau dikritik..saya pasti ketawa ya Haha π π
Dan berbulan-bulan atau bertahun-tahun akhirnya saya paham internal undangan juga pakai logo dan dia ketawa. Ngeyel siih dulu . Hahaha π€£
Tapi ya sudah,mungkin saya lebih cocok ma sanguine Haha π π saya sendiri choleric sanguine..jadi ya saya sendiri kalau marah dan dibercandain bisa banget.. Haha π π
Nah disini kalau phlegmatic dan melancholy yang rule based melihat saya gila dan ga banget hahaha π€£ padahal mereka cuma butuh sediky, sedikit saja joke π€£
Viva SANGUINE
It's said I have to love myself first.
Count my blessings.. may God gives me strength to recover from pain mentally
How to deal with suicidal tendency ? 29 Juli 2026
Dealing with suicidal thoughts starts with treating them as something that deserves care and attention—not something to ignore or fight through alone.
Some things that can help are:
Don't stay isolated.
Tell at least one person when you're struggling.
Regular contact with another person can reduce the feeling of being trapped with your thoughts.
Make your environment safer.
If you notice your thoughts becoming stronger, put distance between yourself and anything you could use to harm yourself.
Avoid alcohol or recreational drugs, which can make impulses harder to control.
Learn your warning signs.
Notice patterns such as sleep deprivation, rejection, grief, conflict, or overwhelming stress that tend to precede suicidal thoughts.
Sometimes recognizing, "I'm entering a dangerous emotional state," allows you to act earlier.
Delay acting on thoughts.
Suicidal thoughts often fluctuate. Make an agreement with yourself that you will not act on them and will seek support instead.
Focus only on getting through the next 10 minutes, the next hour, or the rest of today rather than solving your entire future.
Have a written safety plan.
Include:
Your warning signs.
Activities that help calm or distract you.
People you can contact.
Professional resources.
Steps to make your surroundings safer.
Seek professional support.
Suicidal thoughts can occur alongside depression, trauma, grief, anxiety, burnout, or overwhelming life circumstances. They are treatable, and professional support can make a significant difference.
Take care of your body.
Sleep, nutrition, movement, and regular routines don't solve everything, but they do affect how intensely we experience emotional pain.
When we're exhausted or overwhelmed, our brains are often less able to imagine that circumstances can change.
One thing many people find helpful is separating feelings from facts. For example:
Feeling: "This pain will never end."
Fact: Emotional states change, even when they feel permanent.
Feeling: "Everyone would be better without me."
Fact: Suicidal thoughts are symptoms of intense distress, not reliable predictions about your worth or other people's lives.
If your thoughts become more frequent, you begin thinking about how you would harm yourself, or you feel unable to keep yourself safe, treat that as an emergency and seek immediate in-person help or call your local emergency services
Tidak ada komentar:
Posting Komentar