Perayaan Dongzhi (冬至) — Festival Titik Balik Matahari / Winter Solstice dalam tradisi Tionghoa.
Tanggalnya memang sekitar 21–22 Desember setiap tahun.
Kenapa harus makan yang bulat-bulat?
Yang dimaksud biasanya tangyuan (汤圆) — bola ketan kecil, manis atau asin.
Maknanya:
Bulat = keutuhan, harmoni, keluarga
Tidak terputus = umur panjang
Lengkap = rezeki & keberlanjutan hidup
“Katanya untuk tambah umur” — ini benar
Dalam tradisi Tionghoa lama ada ungkapan:
吃了汤圆就长一岁
“Setelah makan tangyuan, umur bertambah satu tahun”
Jadi secara simbolik:
Dongzhi dianggap lebih penting daripada ulang tahun
Setelah Dongzhi, seseorang dianggap lebih “dewasa” secara siklus hidup
Bahkan ada pepatah:
冬至大如年
Dongzhi itu besarnya seperti Tahun Baru
Makna spiritual & filosofi
Dongzhi = titik terpendek malam, setelah itu siang mulai bertambah panjang
Melambangkan:
Kegelapan mulai berkurang
Energi Yang (hidup) mulai naik lagi
Harapan baru setelah masa berat
Karena itu:
Cocok untuk doa kesehatan
Rekonsiliasi keluarga
Makan bersama (meski sederhana)
Makanan selain tangyuan
Tergantung daerah:
Tangyuan (paling umum)
Ronde (versi Nusantara)
Dumpling (jiaozi) di China utara
Sup manis jahe → menghangatkan tubuh & energi
✨ Jadi singkatnya:
21 Desember = Dongzhi, makan bulat-bulat bukan soal kenyang, tapi menyempurnakan siklus hidup + simbol umur & keberlanjutan.
🌕
Tidak ada komentar:
Posting Komentar