Rabu, 09 Agustus 2023

Tradisional Indonesia



🍵 Param ( " parem " ) : untuk pegel pegel dan memberikan sensasi hangat ( walaupun kadang saat ditempel pertama terasa dingin )

Arti “param”
Param adalah ramuan tradisional Indonesia berbentuk bedak atau cairan yang dibuat dari campuran rempah dan bahan herbal, digunakan dengan cara dioles atau digosok ke tubuh untuk menghangatkan badan, meredakan pegal, masuk angin, atau perut kembung (terutama pada bayi dan dewasa).


Penjelasan: “Param kocok mengandung alkohol & bahan aktif (kamper/menthol)”

  • Alkohol
    Digunakan sebagai pelarut dan pengawet, memberi sensasi dingin–hangat cepat, tetapi menarik kelembapan alami kulit, sehingga jika dipakai sering bisa membuat kulit kering dan mudah iritasi.

  • Kamper (kapur barus)
    Memberi efek hangat dan melancarkan peredaran darah, namun bersifat keras pada kulit sensitif bila dipakai berulang.

  • Menthol
    Memberi sensasi dingin dan lega, membantu meredakan pegal, tapi dapat menyebabkan perih atau kemerahan jika digunakan terlalu sering.


Kesimpulan singkat:
Param kocok efektif untuk pemakaian sesekali, tetapi pemakaian harian bisa mengganggu keseimbangan kulit karena alkohol dan bahan aktifnya cukup kuat, sehingga berpotensi menyebabkan kulit kering dan iritasi.



Penjelasan sederhana:

  • Kapur barus (kamper) memang digunakan dalam produk tradisional seperti param, balsem, dan minyak gosok.

  • Fungsinya: menghangatkan, melancarkan peredaran darah, dan meredakan pegal/gatal.

Namun:

  • Kapur barus bersifat keras & iritan bila:

    • dipakai langsung ke kulit

    • dipakai terlalu sering

    • digunakan pada kulit sensitif / bayi

  • Bisa menyebabkan:

    • kulit kering

    • rasa perih/panas

    • kemerahan atau iritasi

Aman jika:

  • Sudah diencerkan dan diformulasikan (dalam param/balsem resmi)

  • Dipakai sesekali, bukan harian

  • Hanya di area tubuh (bukan wajah, luka, atau lipatan)

Kesimpulan:
✔️ Boleh untuk kulit jika dalam formulasi yang tepat
❌ Tidak aman bila dipakai murni atau setiap hari 


“Kamper” berasal dari bahasa Arab.

Penjelasannya singkat tapi menarik:

  • Kamper berasal dari kata Arab كَافُور (kāfūr)

  • Artinya: zat harum, dingin, dan menyegarkan yang berasal dari getah/kristal pohon kamper

Dari bahasa Arab, kata ini kemudian:

  • masuk ke bahasa Melayu–Indonesiakamper

  • ke bahasa Inggriscamphor

  • ke bahasa Belandakamfer

📜 Secara historis, kamper dari Sumatra dan Kalimantan sangat terkenal dan diperdagangkan ke Timur Tengah dan Eropa sejak berabad-abad lalu.

Jadi, kata kamper bukan kata modern—melainkan istilah klasik lintas peradaban 🌍



🥝 Tempe dan keripik tempe 


🍲 Keripik tempe yang terkenal kata PP Etti : tempe purwokerto 

🍲 Keripik Magelang 

==> Keduanya penghasil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SURVIVAL INSTINCT

  Survival instinct adalah naluri dasar manusia untuk melindungi diri dan tetap hidup saat menghadapi bahaya, ketidakpastian, atau ancaman...