Jumat, 10 Mei 2013

ES BATU SELLING ICE




ES BATU ( PENGALAMAN USAHA USIA KAMI SD / SEKOLAH DASAR )

Jual es batu.. dulu saya melakukannya bersama keluarga. Laris. Waktu itu saya usia sekitar 9 atau 10 tahun, adek saya 6,5 ( 7,5 ) tahun dan yang kecil 4-5 tahun..

Awalnya mama ❤️ kami info kalau ada hadiah natal. Kami diminta tidur bersama. Jam 3 hadiah akan datang..
Jam 3 kami bersama menuju ke ruang tengah dan melihat keluarga baru kami " si kulkas " . Kami senang sekali..

Lalu kami terpikirkan untuk memberdayakan kulkas itu. Kami membeli plastik es batu dan mengisinya dengan es batu. Lalu menjualnya door to door. Kami tawarkan + kami bersedia antar. Harganya 300 rupiah per plastik besar. Dan laku keras karena tidak semua orang punya kulkas pada masa itu..

Karena tingginya permintaan, mama membelikan kami freezer second. Dan kami bisa produksi lebih banyak..
Lalu orang orang yang pemilik rumah makan datang ke kami 🏠 🏡 dan membeli. Terkadang sangat urgent, bahkan yang belum sepenuhnya mengeras, mereka juga beli. 4 buah, 6 buah..sering kehabisan. Jual es batu tidak ada ruginya karena bisa disimpan. Hanya ada biaya listrik 

Semua uang yang kami kumpulkan, kami masukkan ke dalam toples. 

Walaupun sangat ramai... Namun kami tidak lanjut karena tetangga kami ada yang jealous. Dan karena beliau sudah tua, kami mengalah untuk beliau. Supaya beliau es nya laris, kami menutup jualan es batu kami... Beliau menyatakan kami menggunakan air mentah yang tidak baik. 
Tetangga kami jualan es dengan framborse. Lalu ikut2 jualan kaya kami..

Boleh dibilang kami adalah Pioneer jualan es batu pada jamannya:) 

Sekarang saya terpikir untuk jual es batu yang di dalamnya ada suatu hiasan. Entah daun mint atau entah dill. Atau semacamnya.. menurutmu peluangnya gimana? .. atau + buah / fruit 🍓 🍑 

Ide kamu untuk menjual es batu dengan hiasan di dalamnya seperti daun mint, dill, atau lainnya sebenarnya cukup unik dan punya potensi pasar—terutama kalau kamu menyasar segmen tertentu. Berikut analisa peluang dan strategi yang bisa kamu pertimbangkan:

Peluang Pasar

  1. Pasar Premium & Horeka (Hotel, Restoran, Kafe)

    • Kafe dan bar menyukai es batu unik untuk presentasi minuman (cocktail, mocktail, infused water).

    • Hotel dan restoran fine dining juga menyukai sentuhan artistik seperti itu.

  2. Pasar Acara & Event Organizer

    • Acara seperti pernikahan, ulang tahun, atau event eksklusif akan menyukai es batu cantik untuk minuman mereka.

    • Bisa jadi souvenir sementara atau bagian dari dekorasi gelas minuman.

  3. Segmen Konsumen Rumah Tangga Modern

    • Konsumen yang suka entertain tamu di rumah, atau pecinta aesthetic lifestyle bisa tertarik.


Jenis Isi Es Batu yang Menarik

  • Daun mint (fresh dan alami)

  • Edible flower (cantik, unik)

  • Potongan kecil lemon/lime

  • Kopi (untuk es kopi yang tidak encer)

  • Buah berry (stroberi kecil, blueberry)


Strategi Penjualan

  1. Branding

    • Buat brand yang menonjolkan estetika dan kesegaran: nama yang cantik, kemasan menarik, dan foto produk yang bagus.

  2. Distribusi

    • Bisa mulai dari sistem pre-order di Instagram/WhatsApp.

    • Tawarkan ke kafe atau katering di sekitarmu.

    • Masuk ke marketplace dengan branding "premium ice cubes."

  3. Varian Produk

    • Es batu herbal untuk infused water.

    • Es kopi.

    • Es dengan bunga edible untuk cocktail.

    • Es batu rasa-rasa (jus beku).


Pertimbangan Teknis

  • Pastikan kebersihan dan kualitas air (bisa pakai air RO atau mineral).

  • Es batu transparan lebih cantik—bisa riset teknik pembuatan "clear ice."

  • Packaging tahan beku dan menarik.


Kesimpulan

Kamu punya nilai sentimental karena ini dulu bisnis keluarga, dan sekarang kamu ingin upgrade-nya jadi lebih modern dan artistik. Itu bagus. Pasarnya ada, apalagi di segmen premium. Kuncinya adalah penampilan, kebersihan, dan pemasaran yang tepat. Kamu bisa mulai kecil dari rumah dan berkembang bertahap. Jika butuh bantu bikin konsep brand, desain logo, atau strategi promosi, aku bisa bantu juga.


Menjual es batu tidak salah, tapi mungkin kurang "on purpose" untuk kamu yang North Node-nya mendorong kamu untuk menjadi kreator aset, bukan sekadar pengecer atau supplier. Pilih bisnis yang mengekspresikan dirimu, estetika kamu, dan bisa kamu banggakan.


SOLD OUT KAIN KATUN PRIMISIMA







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SURVIVAL INSTINCT

  Survival instinct adalah naluri dasar manusia untuk melindungi diri dan tetap hidup saat menghadapi bahaya, ketidakpastian, atau ancaman...