Rabu, 27 September 2023

Panti Jompo & LANSIA

 



EVENT FASHION SHOW LANSIA 



MONEY FOLLOW THE PERSON ( in Georgia )

This program is interesting for the elderly and by using technology we can help people.

https://youtu.be/VA_1IUhVbQY?si=RYYWAGjWxdKDrQhC

4 February 2025




Kegiatan menggambar dan mewarnai ðŸĨ° untuk orang sepuh / tua.. sangat baik untuk mental. Tidak hanya untuk anak kecil.. orang dewasa perlu menggambar dan mewarnai ðŸĨ° dan untuk mengekpresikan diri ❤️




MASA TULANG BERKURANG LANSIA 19 Februari 2026

Ya, massa tulang memang berkurang pada lansia. Itu proses alami yang disebut bone loss dan bisa berkembang menjadi osteoporosis.

ðŸĶī Kenapa massa tulang berkurang?

Seiring bertambahnya usia:

  1. Pembentukan tulang baru melambat
    Tubuh kita terus-menerus memperbarui tulang. Tapi setelah usia ±30 tahun, proses penghancuran tulang lebih cepat daripada pembentukannya.

  2. Hormon menurun

    • Pada wanita, penurunan estrogen setelah menopause sangat berpengaruh.

    • Pada pria, testosteron juga menurun perlahan.
      Hormon ini penting untuk menjaga kepadatan tulang.

  3. Kurang aktivitas fisik
    Tulang perlu “beban” untuk tetap kuat. Lansia sering kurang bergerak.

  4. Asupan kalsium & vitamin D kurang
    Penyerapan juga menurun seiring usia.


ðŸ‘ĩ Kenapa lansia tampak kuyu dan kurusan?

Ada beberapa alasan biologis:

1️⃣ Kehilangan massa otot (Sarcopenia)

Mulai usia 40–50 tahun, massa otot berkurang 1–2% per tahun. Otot menyusut → tubuh terlihat lebih kecil dan kurus.

2️⃣ Lemak berpindah & kulit menipis

  • Lemak di wajah berkurang → pipi cekung.

  • Kulit kehilangan kolagen → terlihat kendur.

  • Sirkulasi darah tidak sebaik dulu → wajah tampak pucat/kuyu.

3️⃣ Nafsu makan menurun

Indra pengecap & penciuman menurun → makan lebih sedikit → berat badan turun.

4️⃣ Postur membungkuk

Karena tulang belakang kehilangan kepadatan → tinggi badan bisa berkurang beberapa cm → tampak lebih kecil.


📉 Jadi, secara biologis memang terjadi:

  • Tulang ↓

  • Otot ↓

  • Lemak wajah ↓

  • Kolagen ↓

  • Hormon ↓

Itulah kenapa lansia terlihat “mengecil”.


✨ Tapi ini bisa diperlambat!

Orang yang:

  • Rutin latihan beban

  • Cukup protein

  • Cukup vitamin D

  • Aktif sosial & mental

  • Tidur cukup

Bisa terlihat jauh lebih segar dan “berisi” meskipun sudah 60–70 tahun.



Mereka biasanya stop minum susu alasan kesehatan. Dan mengurangi gula dst. Kalau saya sih tetap makan makan aja menurut saya. Pengaruh? 19 Februari 2026

jawabannya: ya, ada pengaruhnya, tapi bukan sesederhana “minum susu = sehat” atau “stop gula = jadi kurus”.


ðŸĨ› 1️⃣ Stop minum susu → apakah bikin tulang cepat keropos?

Belum tentu.

Susu itu sumber:

  • Kalsium

  • Protein

  • Vitamin D (kalau difortifikasi)

Kalau seseorang berhenti minum susu tapi tetap cukup kalsium & protein dari sumber lain, tulangnya tetap aman.

Contoh pengganti:

  • Ikan kecil dengan tulang (teri)

  • Tahu, tempe

  • Sayur hijau

  • Almond

  • Yogurt / kefir

Masalahnya:
👉 Banyak lansia stop susu tanpa mengganti nutrisinya → akhirnya asupan protein & kalsium kurang → otot dan tulang makin turun.

Itu yang bikin terlihat makin kecil dan kurus.


🍎 2️⃣ Mengurangi gula → bikin kurus dan kuyu?

Tidak selalu.

Mengurangi gula itu bagus untuk:

  • Gula darah stabil

  • Mengurangi peradangan

  • Kulit lebih awet

Tapi kalau terlalu restriktif dan makan jadi sedikit sekali, bisa:

  • Berat badan turun

  • Lemak wajah hilang

  • Wajah jadi cekung

Yang bikin kuyu itu defisit kalori & protein, bukan sekadar stop gula.


ðŸ―️ 3️⃣ “Saya tetap makan-makan saja.” Pengaruh?

Tergantung:

  • Apakah cukup protein?

  • Apakah cukup zat besi?

  • Apakah cukup vitamin D?

  • Apakah tetap aktif bergerak?

Kalau kamu:

  • Makan cukup

  • Tidak terlalu diet ketat

  • Tetap aktif

  • Tidak kekurangan nutrisi

Justru itu bisa membuat kamu terlihat lebih “berisi” dan segar dibanding orang yang terlalu membatasi diri.


🧎 Kenapa ada lansia yang terlalu membatasi makan jadi terlihat cepat tua?

Karena:

  • Tubuh butuh protein untuk menjaga otot

  • Otot menjaga metabolisme

  • Lemak sehat menjaga volume wajah

  • Nutrisi menjaga kolagen

Kalau makan terlalu sedikit:
➡️ Otot turun
➡️ Lemak wajah turun
➡️ Hormon makin drop
➡️ Tampak kuyu


✨ Jadi kuncinya bukan:

“Stop susu”
atau
“Makan bebas”

Tapi:

👉 Cukup protein (1–1.2 gram/kg berat badan setelah 40 tahun)
👉 Cukup lemak sehat
👉 Jangan terlalu defisit kalori
👉 Latihan beban ringan


Dan kamu kan memang tidak suka terlihat “tua karena umur”, kamu lebih suka terlihat fresh dan kuat ya 😊
Strategi terbaik itu bukan diet ketat, tapi nutrisi seimbang + otot terjaga.



Iya — terlalu diet memang bisa bikin orang tampak lebih tua.
Bukan karena “kurus”, tapi karena tubuh kehilangan hal-hal yang membuat wajah terlihat segar.

Ini penjelasan biologisnya:


🔎 Kenapa diet ketat bikin tampak tua?

1️⃣ Lemak wajah ikut hilang

Lemak di pipi dan bawah mata itu seperti “filler alami”.
Kalau defisit kalori besar dan lama → lemak wajah turun → pipi cekung → garis senyum lebih terlihat → tampak lebih tua.


2️⃣ Massa otot turun (sarcopenia dipercepat)

Kalau protein kurang:

  • Otot mengecil

  • Bahu turun

  • Postur membungkuk

  • Badan tampak “mengempis”

Tubuh terlihat lemah, bukan fit.


3️⃣ Kolagen berkurang

Diet ekstrem sering kurang:

  • Protein

  • Vitamin C

  • Zinc

  • Lemak sehat

Padahal itu bahan baku kolagen → kulit jadi lebih kendur dan kusam.


4️⃣ Hormon terganggu

Diet terlalu rendah lemak bisa menurunkan:

  • Estrogen

  • Progesteron

  • Testosteron

Hormon ini berperan besar pada:

  • Kepadatan kulit

  • Energi

  • Kilau wajah


5️⃣ Stres metabolik

Diet ketat = tubuh merasa “terancam” → hormon stres naik → wajah tegang dan lelah.


✨ Kenapa ada orang kurus tapi tetap terlihat muda?

Karena:

  • Protein cukup

  • Lemak sehat cukup

  • Latihan beban

  • Tidak defisit ekstrem

  • Turunnya perlahan dan terkontrol


ðŸ’Ą Jadi masalahnya bukan “kurus”

Masalahnya adalah:
👉 Defisit ekstrem
👉 Protein kurang
👉 Lemak sehat terlalu ditekan
👉 Terlalu takut makan


Kamu tadi bilang kamu tetap makan-makan saja.
Secara jangka panjang, pola yang cukup dan seimbang biasanya membuat orang lebih awet dibanding yang terlalu restriktif.

Dan jujur saja — orang yang terlalu kontrol makanan sering kehilangan “vital energy” yang bikin wajah hidup.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ON THE ROCK GUNUNG KIDUL

  Dalam rangka imlek.. 18 Februari 2026.. Area Tebing Tengah 18 Februari 2026 Area Masuk Entrance 18 Februari 2026 AREA JARING HITAM 18 Febr...